Pengaruh sales growth, deb to equity ratio dan total asset turnover terhadap pertumbuhan laba dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi (studi kasus pada perusahaan mannufaktur sektor insfrastruktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2018-2022)
Terdapat masalah Pertumbuhan Laba di Sektor Infrastruktur yang disebabkan oleh
beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sales Growth,
Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap Pertumbuhan Laba dengan
Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor infrastruktur
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis data menggunakan data sekunder.
Data yang digunakan berupa data laporan keuangan tahunan yang telah di audit
serta dipublikasikan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling, maka didapatkan sebanyak 12 perusahaan dan 60 data yang digunakan
sebagai sampel dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak
EViews 13. Hasil penelitian menggunakan uji hipotesis dengan uji t (parsial)
menunjukkan bahwa Sales Growth dan Debt to Equity Ratio berpengaruh terhadap
Pertumbuhan Laba, sedangkan Total Asset Turnover tidak berpengaruh terhadap
Pertumbuhan Laba. Berdasarkan uji F (simultan) menunjukkan bahwa Sales
Growth, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover secara simultan
berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba. Berdasarkan uji MRA menunjukkan
bahwa Ukuran Perusahaan tidak memoderasi Sales Growth, Debt to Equity Ratio,
dan Total Asset Turnover terhadap Pertumbuhan Laba.
Detail Information