Pengembangan e-government dalam layanan kartu identitas anak (kia) Kota Tangerang (studi kasus pada pengembangan layanan aplikasi identitas kependudukan digital)
Pelayanan publik adalah suatu kegiatan untuk memenuhi kebutuhanmasyarakat yang diberikan oleh instansi pemerintah. Masyarakat tentunyamembutuhkan kualitas pelayanan yang terbaik. Hingga saat ini masyarakat
menilai bahwa pemerintah memiliki kinerja birokrasi yang lambat, boros, danfungsional. Masyarakat sering mengeluhkan kerumitan dalam mengurus dokumenkependudukan. Salah satu dokumen kependudukan yang ada di Indonesia yaituKartu Identitas Anak (KIA). Upaya untuk mengembangkan penyelenggaraanpemerintahaan yang berbasis elektronika dalam rangka mewujudkan peningkatankualitas layanan publik secara efektif dan efisien disebut E-government. DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang menerapkan aplikasi
Identitas Kependudukan Digital sebagai pelaksanaan e-government untukmelayani masyarakat. Akan tetapi masih terdapat beberapa masalah padapenerapan aplikasi ini yaitu masyarakat khawatir tentang keamanan data, aplikasi
terkadang mengalami kendala, dan fitur pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA)
masih kurang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanaproses pengembangan e-government pada Kartu Identitas Anak (KIA) KotaTangerang pada penggunaan aplikasi Identitas Kependudukan Digital beserta apasaja faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menggunakan hasil analisadari teori Indrajit (2016) memiliki tiga elemen sukses dalampengembangane- government yaitu Support, Capacity, dan Value. Dari hasil analisis tersebut
menunjukan bahwa pengembangan e-government pada Kartu Identitas Anak(KIA)
Kota Tangerang pada penggunaan aplikasi Identitas Kependudukan Digital belumberhasil karena terdapat beberapa penghambat yang harus diperbaiki.
Detail Information