Political connections sebagai pemoderasi pada pengaruh Intensitas aset tetap, kompensasi kerugian fiskal, dan financial distress terhadap tax avoidance (studi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas aset tetap, kompensasi
kerugian fiskal, dan financial distress terhadap tax avoidance yang dimoderasi oleh political
connections. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder yang diperoleh secara resmi di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian mencakup
perusahan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2018-2022.
Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 13 perusahaan dengan total 65 data
sampel. Metode analisis menggunakan regresi data panel software Eviews 12 dengan
melakukan pengujian meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji F, uji t, koefisien
determinasi, dan analisis regresi moderasi (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
secara simultan, pengaruh intensitas aset tetap, kompensasi kerugian fiskal, dan financial
distress berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial intensitas aset tetap berpengaruh
negatif terhadap tax avoidance, kompensasi kerugian fiskal tidak berpengaruh terhadap tax
avoidance, sementara financial distress berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Analisis
MRA menunjukkan bahwa political connections tidak dapat memoderasi pengaruh intensitas
aset tetap, kompensasi kerugian fiskal, dan financial distress terhadap tax avoidance
perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode (2018-2022).
Detail Information