Implementasi hidden curriculum pendidikan agama islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di PKBM Tunas Madani Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
PKBM Tunas madani Lapas Pemuda Klas IIA Tangerang merupakan salah
satu program kegiatan Pendidikan non-formal yang berada di bawah naungan
Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Klas IIA Tangerang yang diperuntukan bagi
warga binaan yang mengalami putus sekolah dan bersedia melanjutkan dengan
program kesetaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
implementasi hidden curriculum Pendidikan Agama Islam serta faktor pendukung
dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif serta menggunakan pendekatan studi kasus dengan reset
lapangan (field research). Hasil temuan di lapangan, dalam implementasi hidden
curriculum Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual
peserta didik dilakukan melalui bebrapa tahapan, mulai dari perencanaan,
pelaksanaan sekaligus monitoring dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya diberikan
dengan cara keteladanan, pembiasaan, nasihat, reward and punishment. Bentukbentuk hidden curriculum yaitu budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun,
tadarus Al-Qur’an, berdo’a bersama, sholat dhuha dan muhadoroh. Adapun
beberapa faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan hidden cuuriculum
Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik
yaitu faktor internal atau bawaan dan faktor eksternal lingkungan. Dengan demikian
implementasi hidden curriculum Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
kecerdasan spiritual peserta didik di PKBM Tunas Madani Lapas Pemuda Klas IIA
Tangerang telah berjalan dengan cukup baik adapun faktor-faktor yang
menghambat dalam pelaksanaannya terdapat solusi.
Detail Information