Tata kelola pengembangan kawasan wisata Ketapang Urban Aquaculture di Kabupaten Tangerang
ABSTRAK
Kawasan Wisata Ketapang Urban Aquaculture merupakan kawasan wisata yang
terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Meskipun
memiliki potensi besar, pengembangan kawasan wisata Ketapang Urban
Aquaculture masih terhambat oleh beberapa permasalahan tata kelola, di antaranya,
Kurangnya koordinasi antar stakeholder, Minimnya fasilitas pendukung,
Kurangnya promosi, Masalah sanitasi dan Konflik sosial. Fenomena permasalahan
yang ada dalam tata kelola pengembangan Kawasan Wisata Ketapang Urban
Aquaculture perlu segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tata
Kelola Pengembangan Kawasan Wisata Ketapang Urban Aquaculture di
Kabupaten Tangerang. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui hasil
observasi, wawancara dengan informan serta dokumentasi. Disesuaikan dengan
teori yang peneliti gunakan yakni Menurut Sedarmayanti (2014) indikator Good
Governance adalah Partisipasi (participation), Transparansi (transparency),
Akuntabilitas (accountability), Efektivitas (effectiveness), Penegakan Hukum (law
enforcement). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tata Kelola Pengembangan
Kawasan Wisata Ketapang Urban Aquaculture sudah menerapkan prinsip-prinsip
Good Governance, namun penerapannya masih belum optimal. Hal ini dikarenakan
ketercapaian masing-masing prinsip dalam Good Governance belum terpenuhi
secara keseluruhan.
Kata Kunci : Tata Kelola, Pengembangan Objek Wisata, Kawasan Wisata
Ketapang Urban Aquaculture
Detail Information