Peran kecerdasan emosional dan spiritual guru dalam menunjang upaya peningkatan prestasi belajar santri: studi pada Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Pondok Pesantren Daarul Barkah Tangerang
Untuk meningkatkan kualitas mengajar, para guru harus bisa mengelola kecerdasan
terhadap dirinya sendiri seperti kecerdasan emosional mengolah emosi diri,
kesabaran untuk menghadapi anak didiknya, serta kecerdasan spiritual yang
bermakna semangat jiwa, sukma dan ruh. Pembelajaran Akidah Akhlak
menyuguhkan cara efektif mengasah kecerdasan emosional dan spiritual peserta
didik. Idealnya seorang guru sangat berperan penting bagi kehidupan anak bangsa
untuk kedepannya agar mencapai tujuan hidup yang berguna. Fenomena menarik
yan terjadi di pondok pesantren Daarul Barkah ini adalah; adanya perubahan santri
yang sangat signifikan dalam sikap emosional dan spiritual sebelum mereka
mondok dan ketika mereka berada di pondok. Metode yang digunakan adalah
penelitian lapangan (field research) adalah penelitian dengan menggunakan
informasi yang diperoleh oleh sasaran penelitian selanjutnya disebut informan atau
responden melalui instrument pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan
sebagainya menurut jenis kelompok penelitian ini termasuk jenis penelitian
deskriptif kualitatif. Hasilnya bahwa peran guru Akidah Akhlaq dalam
meningkatkan emosional dan spiritual peserta didik di Pondok Pesantren dengan
menerapkan sikap kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab dan kerjasama sudah
cukup baik. Realisasi tersebut berupa serangkaian tindakan guru, baik secara sikap,
lisan dan perilaku dalam merealisasikan tujuan pendidikan khususnya tujuan
Pondok Pesantren untuk mewujudkan manusia seutuhnya (insan kamil) bagi peserta
didik.
Detail Information