<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4271">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis yuridis terhadap dampak perceraian orang tua bagi berdasarkan perspektif hak asuh anak dan undang-undang nomor 35 dan tahun 2014 tentang perlindungan anak (studi kasus di Kota Tangerang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Edi Mulyadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Annie Myranika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hasnah Aziz</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eka Nurhayati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Program Pascasarjana / ilmu hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[ix, 87 hlm.; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perceraian yang terjadi antara suami istri memberikan dampak psikologis bagi 
kehidupan anak yang menjadi korban dari perceraian orang tua. Oleh karena itu, 
penulis melakukan penelitian di masyarakat Kota Tangerang mengenai dampak 
perceraian orang tua bagi anak. Ada 3 tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian 
ini yaitu Pertama, untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perceraian dan dampak 
perceraian orang tua terhadap psikologis anak di Kota Tangerang, Kedua untuk 
mengetahui aturan-aturan dan hak-hak anak pasca perceraian orang tua, Ketiga 
untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban orang tua dalam rangka 
perlindungan anak pasca perceraian orang tua berdasarkan undang-undang 
perlindungan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian berupa tipe 
penelitian yaitu yuridis empiris, sifatnya deskriptif analitis, tahapan penelitian 
dilakukan dalam dua tahap yaitu penelitian kepustakaan dan lapangan, sehingga 
dari data data primer dan data sekunder dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian 
ini menunjukan: Pertama, faktor penyebab perceraian yaitu Faktor perselisihan dan 
pertengkaran terus menerus, Faktor kekerasan dalam rumah tangga, dan Faktor 
ekonomi, dan faktor perselingkuhan. Dampak perceraian orang tua terhadap 
psikologis anak di Tangerang seperti kesedihan, kemarahan, depresi, penurunan 
prestasi belajar, kesulitan bersosialisasi, dan rendahnya rasa percaya diri. Kedua,
pengaturan hak anak pasca perceraian mengacu pada konvensi hak anak, dan 
Undang-Undang Perlindungan Anak. Adapun hak-hak anak pasca perceraian, yaitu 
Hak anak untuk mendapatkan penghidupan yang layak meliputi sandang, pangan, 
pendidikan dan kesehatan merupakan nafkah anak yang harus dipenuhi orang tua, 
terutama ayah, baik dalam masa perkawinan ataupun setelah terjadi perceraian.
Ketiga, bentuk pertanggungjawaban orang tua terhadap anak pasca perceraian 
berdasarkan undang-undang perlindungan anak yaitu memberikan nafkah, 
memberikan pendidikan, menjaga kesehatan anak, melindungi anak dari kekerasan 
dan ekspolitasi, menanggung biaya hidup bagi anaknya, dan memberikan tempat 
tinggal yang layak. Saran dalam penelitian ini yaitu bagi para orang tua agar lebih 
menjaga hubungan perkawinan yang harmonis & memerhatikan dampak perceraian 
khususnya dampak psikologis anak, dan bagi pihak pengadilan dalam memutuskan 
perkara untuk bisa menekan perceraian dengan lebih banyak pihak yang selesai 
secara damai.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Perceraian]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Dampak]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hak Asuh Anak]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Undang-Undang Perlindungan Anak]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[MIH2400915]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20241008]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF MIH2400915 EKA a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR012718]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF MIH2400915 EKA a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9726" url="" path="/BAB1_BAB 5_EKA NURHAYATI_2207020009.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstarak_Bab 1_Bab 5_ Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_TESIS.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4271]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-04 15:10:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-03-24 10:52:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>