<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4015">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis yuridis terhadap penyelesaian sengketa hak asuh berdasarkan putusan pn sidoarjo NO.61&#47;Pdt.G&#47;2021&#47;pn sda dan putusan pn makasar NO.6&#47;Pdt.G&#47;2023&#47;pn. mks]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Annie Myranika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Beggy Tamara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dian Yulviani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Annie Myranka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Providensia Hia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[ix +94 hlm,; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Untuk menentukan hak asuh anak maka hakim akan menentukan hak asuh yang layak 
untuk kelangsungan dan keterjaminan kehidupan sang anak. Tetapi Putusan hak asuh 
anak yang sudah berkekuatan hukum tetap tidak menutup kemungkinan untuk tetap 
terjadi perebutan hak asuh anak antara orang tua yang bercerai. Putusan hakim yang 
sudah berkekuatan hukum tetap akan menjadi hukum bagi pihak-pihak yang 
bersengketa, maka terhadap putusan hak asuh anak yang sudah berkekuatan hukum 
tetap akan menjadi hukum dan harus dijalankan oleh kedua orang tua baik dirinya 
mendapat hak. Sumber data diperoleh dari hukum primer, sekunder dan tersier, yang 
bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sesuai dengan 
ketentuan asuh atau tidak. Yuridis normstif yaitu penelitian yang mengkaji studi 
dokumen, yakni menggunakan berbagai data sekunder seperti data yang diperoleh 
atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang 
telah ada Dan dalam pelaksanaannya menggunakan penelitian kepustakaan. Pasal 
1917 Kitab Undang-undang Hukum Perdata menyatakan bahwa apabila Putusan yang 
dijatuhkan Pengadilan bersifat positif (menolak atau mengabilkan Gugatan) 
kemudian Putusan tersebut memperoleh ketentuan hukum tetap maka dalam 
keputusan tersebut melekat ne bis in idem oleh karena itu terhadap perkara dan pihak 
yang sama tersebut tidak boleh dibatalkan untuk kedua kalinya. Sehingga demi 
kepastian hukum bagi pencari keadilan agar menegaskan dan melaksankan asas ne bis 
in idem sesuai dengan surat Edaran Mahkamah Agung No.3 Tahun 2002 maka 
Gugatan Penggugat harus dinyatakan tidak diterimaPerlindungan hukum dan hak 
bagi anak setelah kasus perceraian merupakan tindakan yang harus dilakukan dalam 
melindungi anak dengan menerapkan UU Nomor 35 tahun 2014 Tentang Perubahan 
UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sehingga manfaat ini 
dirasakan oleh anak dengan peraturan yang sifatnya resmi dan mengikat sehingga 
dapat menentukan perilaku anak dalam lingkungan masyarakat. Pertimbangan Hakim 
Dalam mengambil Kebijakan dan melakukan Putusan Pada Putusan 
No.6/Pdt.G/2023/PN.MKS dalam mengambil kebijkan tentunya harus menjamin 
keadilan, kebenaran dan kepastian hukum</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Perlindungan Hukum]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hak Asuh]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[penyelesaian sengketa  hak asuh anak]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2411602]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20240810]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2411602 PRO a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR013312]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF Hk2411602 PRO a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9359" url="" path="/BAB 1_BAB 5_PROVIDENSIA HIA_2002010116.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstarak_Bab 1_Bab 5_ Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[A.A_COVER_SKRIPSI.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4015]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-20 11:11:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-26 08:16:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>