<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3941">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pembuat video pornografi palsu (Deepfake porn) Berbasis Artificial Intelligence (Al) Di Indonesia]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Putri Hafidati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Beggy Tamara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rizgita Nurul Fauzyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sunarya</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[ix + 132 hlm,; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Teknologi deepfake digunakan untuk mengganti wajah seseorang dengan wajah
orang lain dalam bentuk video dengan tingkat keaslian gambar yang tinggi yaitu
meniru objek visual yang nyata. Permasalahan yang timbul pada topik penelitian
ini yaitu Pertama, bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap korban tindak
pidana video pornografi palsu (deepfake porn) berbasis artificial inteligence (AI)
di Indonesia. Kedua, bagaimana kebijakan yang ideal bagi penegakan hukum
tindak pidana pembuat video pornografi palsu (deepfake porn) berbasis artificial
inteligence (AI) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis
normatif yang sifat penelitiannya bersifat deskriptif, serta teknik pengumpulan
data yang digunakan yakni berupa studi kepustakaan. Dengan bahan primer,
sekunder, dan tersier. Landasan teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu
teori kepastian hukum, teori penegakan hukum, dan teori perlindungan hukum.
Hal-hal yang ditemukan dalam penelitian ini salah satunya yakni terdapat 1272
kasus pengaduan KSBG berdasarkan data dari KomNas Perempuan pada tahun
2023 yang diantaranya merupakan kasus Malicious distribution berisi kasus
deepfake porn. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa upaya
perlindungan yang didapatkan oleh korban tindak pidana video pornografi palsu
(deepfake porn) berbasis artificial intelligence (AI) diantaranya yakni
Perlindungan hukum preventif dan represif, restitusi, kompensasi, dan konseling.
Adanya urgensi diciptakannya regulasi khusus terkait artificial inteligence (AI)
di Indonesia yang isinya mencakup klasifikasi artificial inteligence (AI) dalam
beberapa tingkat resiko dan pasal-pasal mengenai penyalahgunaan artificial
inteligence (AI). Saran penulis terhadap permasalahan ini adalah perlunya
penyediaan layanan bantuan hukum yang mudah diakses oleh korban deepfake
porn, hal tersebut termasuk bantuan dalam hal proses pelaporan dan
pendampingan selama proses hukum. Selain itu, perlunya dibuat UndangUndang khusus mengenai artificial intelligence (AI), termasuk didalamnya
mengatur mengenai kejahatan deepfake porn, menekankan pada perlindungan
data pribadi dan sanksi bagi penyalahgunaan teknologi artificial intelligence
(AI).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Pornografi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Deepfake porn]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Artificial Intelligence]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2409302]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20240730]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2409302 Riz p]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR013276]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF Hk2409302 Riz p]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9181" url="" path="/BAB 1_BAB 5_RIZGITA NURUL FAUZYAH_2002010093.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstarak_Bab 1_Bab 5_ Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3941]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-18 10:14:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-21 08:10:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>