<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3443">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Trend nail art sebagai gaya hidup konsumerisme selebgram di Kota Tangerang (Studi kasus trend nail art pada selebgram di media sosial instagram)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Faisal Tomi Saputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rini Hardiyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lina Wati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alamsyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ari Suseno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alfina Damayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan / Pendidikan Ekonomi]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[viii + 94 hlm,; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang membuat selebgram di
Kota Tangerang bergaya hidup konsumerisme dan mengikuti trend nail art. studi
kasus trend nail art pada selebgram di media sosial instagram. Penulis
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu jenis penelitian yang di
dalamnya peneliti menyelidiki kejadian, fenomena kehidupan individu-individu
dan meminta seorang untuk menceritakan kehidupan mereka. Objek penelitian ini
dilakukan dengan mewawancarai ketiga selebgram yang memakai dan mengikuti
trend nail art. Paradigma yang digunakan didalam penelitian ini adalah paradigma
konstruktivisme Jenis penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus itu
lebih spesifik pada lokus dan fokus yang tidak bisa di generalisir. Hasil penelitian
menununjukkan bahwa trend nail art merupakan sebuah gaya hidup
konsumerisme yang dilakukan oleh selebgram yang ada di Kota Tangerang.
Dahulu nail art hanya di gunakan oleh kaum bangsawan, acara pernikahan, atau
acara-acara penting lainnya namun sekarang ini nail art digunakan sebagai trend
serta gaya hidup. Masyarakat modern sekarang ini sangat memperhatikan dan
selalu ingin menonjolkan penampilannya, mereka akan berlomba-lomba
mengikuti trend yang ada dan menuju gaya hidup konsumerisme sehingga
sekarang menjadi kebiasaan yang mereka senangi. Pandangan selebgram terhadap
nail art sebagai gaya hidup konsumerisme dikatakan sangat penting bagi sebagian
selebgram, tetapi ada juga selebgram yang berpandangan bahwa nail art bukanlah
sebagai gaya hidup. Adapun faktor yang memengaruhi yaitu faktor lingkungan
yang berasal dari pertemanan, ada juga yang berasal dari media sosial Instagram
atau aplikasi lainnya. Para selebgram beranggapan bahwa dengan menggunakan
nail art mereka lebih bisa percaya diri dan bisa mengurangi rasa insecure. Gaya
hidup konsumtif telah didominasi oleh para selebgram khususnya di Kota
Tangerang yang disebut sebagai pengikut trend karena sering melakukan aktivitas
treatmen nail art agar bisa terus mengikuti trend yang ada.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Selebgram]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Gaya Hidup]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Trend Nail Art]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Konsumerisme]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[KM2311806]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20231013]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF KM2311806 ALF t]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR012129]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF KM2311806 ALF t]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8325" url="" path="/BAB 1_ BAB 5_ALFINA DAMAYANTI_1901030118.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_BAB 1_BAB 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3443]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-22 15:53:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-26 09:58:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>