<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3320">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis yuridis mengenai tindak pidana penganiayaan terhadap hewan (Studi Putusan Nomor 22&#47;Pid.B&#47;2019&#47;PN.Bsk)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Beggy Tamara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Fajar Herlani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H.Sukhebi Mofea</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mega Mawadah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 105 hlm.; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penganiayaan terhadap hewan adalah suatu perbuatan melawan hukum, hewan juga
ialah makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki hak untuk tidak disiksa, perbuatan
melawan hukum disebut sebagai unsur dari setiap tindak pidana. dengan adanya
perbuatan penganiayaan hewan tersebut telah sepatutnya pelaku penganiayaan hewan
dijatuhi hukuman yang sepadan dengan perbuatannya. Permasalahan yang diangkat
dalam penelitian ini ialah Bagaimanakah pertanggungjawaban tindak pidana
penganiayaan terhadap hewan berdasarkan Putusan Nomor 22/Pid.B/2019/PN.Bsk dan
Apa dasar pertimbangan hakim terhadap tindak pidana penganiayaan pada hewan
berdasarkan Putusan Nomor 22/Pid.B/2019/PN.Bsk. Tipe penelitian ini ialah Yuridis
Normatif, Sifat penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analisis, sehingga dari
data sekunder kemudian dianalisis secara kualitatif sehingga memperoleh jawaban
yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kerangka teori dalam penelitian ini
mengacu pada Teori Pemidanaan, Teori Kepastian Hukum, Teori Keadilan Hukum dan
Asas Legalitas. Hal-hal yang ditemukan dalam penelitian ini serta kesimpulannya ialah
Pertanggungjawaban pidana pelaku pada tindak pidana penganiayaan hewan di
bebankan oleh pelaku jika yang bersangkutan sudah terbukti melakukan suatu tindak
pidana terlebih dahulu serta memenuhi unsur kesalahan dan tidak adanya alasan yang
meringankan dan menghapus tindak pidana yang telah dilakukannya. Serta dasar
pertimbangan hakim dalam menetapkan terdakwa sebagi pelaku bahwa terdakwa
terbukti telah melanggar Pasal 302 ayat (2) KUHP terdakwa terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan hewan sehingga Hakim
menjatuhkan pidana penjara selama 3 bulan. Adapun sarannya pelaku yang melakukan
yang melanggar norma hukum dengan menganiaya serta kekerasan terhadap hewan
dan pelaku wajib mempertanggungjawabkan atas kesalahan yang telah pelaku perbuat
yang telah meresahkan masyarakat serta merugikan orang lain dan Majelis Hakim
dapat mempertimbangkan nya kembali sesuai fakta-fakta yang membuktikan bahwa
korban pemilik hewan, tidak mengawasi serta menjaganya dengan baik dan dapat
menjadikannya sebagai salah satu yang dapat meringankan terdakwa.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Tindak Pidana Penganiayaan Hewan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2313502]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20230830]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2313502 MEG a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR011769]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2313502 MEG a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8259" url="" path="/BAB 1_BAB 5_MEGA MAWADAH_1902010135.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_BAB 1_BAB 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3320]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-10 11:14:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-24 09:10:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>