<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3304">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pertanggung jawaban ppat dalam pembuatan sertifikat balik nama tanpa pengetahuan pemegang hak (Studi Kasus:]]></title>
<subTitle><![CDATA[249Pid.B&#47;2020&#47;PN.Jkt.Brt)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lily Kalyana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Beggy Tamara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Retno Susilowati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yudi Septiadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 85 hlm,; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalahan yang menyangkut tanah, cenderung berkembang didalam
bermasyarakat dalam kehidupan bersosial. Tanah tidak lagi dianggap sekedar
persoalan agraria yang selama ini hanya identik dengan lahan pertanian, namun
tanah telah mengalami evolusi baik manfaat maupun kegunaannya sehingga
menimbulkan dampak negatif yang semakin kompleks, masalah, bahkan menjadi
sebuah halangan dalam melaksanakan suatu pembangunan. Maraknya konflik
atau sengketa tanah yang terjadi akibat adanya campur tangan mafia tanah yang
menyebabkan terhambatnya pelaksanaan penanganan kasus pertanahan, sehingga
dalam penyelesaiannya menjadi berkepanjangan. Lemahnya hukum pertahanan
menjadi persoalan mendasar serta adanya celah hukum yang dapat dimanfaatkan
mafia tanah. Oleh karenanya dibutuhkan ketegasan dari pemerintah dalam
membuat aturan yang dapat meredam tindakan para mafia tanah. PPAT yang
ditunjuk sebagai pejabat umum dalam melakukan pendaftaran hak atas tanah
sering kali terjerat dalam kasus mafia tanah sehingga menimbulkan kerugian
kepada masyarakat, sehingga dibutuhkan reformasi hukum pertanahan untuk
membenahi dan melengkapi perundang-undangan agar terwujudnya kepastian
hukum demi kesejahteraan masyarakat. Tipe penelitiannya adalah yuridis
normatif, sifatnya deskriptif analisis, sehingga data yang diperoleh di analisis
secara kualitatif. Landasan teorinya mengacu pada Undang-Undang Pokok
Agraria Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
(UUPA). Hasil penelitian disimpulkan bahwa sertipikat merupakan bukti
kepemilikan, alat pembuktian yang kuat terhadap data fisik dan hukum yang
terkandung di dalamnya, sepanjang data fisik dan hukum tersebut sesuai dengan
data pada buku ukur dan daftar hak guna tanah. Sertifikat hanya dapat diberikan
kepada orang yang namanya dalam daftar tanah yang bersangkutan sebagai
pemegang hak atau kepada orang lain yang diberi kuasa oleh orang itu. Saran
untuk masing-masing fungsi PPAT diberikan, hendaknya berpegang menurut
Kode Etik jabatan, mengingat semua akte mempunyai konsekuensi yang berat,
bukan hanya adanya tuntutan perdata, tetapi juga ada tuntutan pidana.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Notaris]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[PPat]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Mafia Tanah]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2300902]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20230824]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2300902 YUD p]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR012018]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2300902 YUD p]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8207" url="" path="/BAB 1_BAB 5_YUDI SEPTIADI_1902010009.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_BAB 1_BAB 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3304]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-10 10:39:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-23 10:32:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>