<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3297">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis yuridis akibat hukum akuisis pada perusahaan penerbit bagi pencipta dan pemegang hak cipta (Studi putusan nomor 77&#47;Pdt.Sus-hak cipta&#47;20119&#47;Pn.Niaga.Jkt.Pst)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Humulhaer</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sukhebi Mofea</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Jaya Lesmana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Shinta dilla</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xi +88hlm :30cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, bahwa
hak cipta didefinisikan sebagai hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis
setelah ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata. Sifat eksklusif dikarenakan hak cipta
terdiri atas hak moral yang melekat secara abadi pada diri Pencipta dan hak ekonomi
untuk setiap orang yang melaksanakan hak ekonomi wajib mendapatkan izin Pencipta
atau Pemegang Hak Cipta dan setiap orang tanpa izin Pencipta atau Pemegang Hak
Cipta dilarang melakukan penggandaan dan/atau penggunaan secara komersial
ciptaan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah akibat hukum terhadap
Pencipta dan Pemegang Hak Cipta atas terjadinya akuisisi pada perusahaan
penerbitan berdasarkan Putusan Nomor 77/Pdt.Sus-HakCipta/2019/Pn.Niaga.Jkt.Pst
dan Bagaimanakah kedudukan hukum Pencipta dan Pemegang Hak Cipta atas suatu
Ciptaan dengan terjadinya akuisisi perusahaan penerbitan berdasarkan Putusan
Nomor 77/Pdt.Sus-HakCipta/2019/Pn.Niaga.Jkt.Pst. Adapun sifat penelitan deskriptif
analitis yang mengacu pada ketentuan Undang-Undang Hak Cipta, KUHPerdata, dan
beberapa literatur. Adapun kesimpulannya adalah 1. Dikarenakan PENGGUGAT
tidak dapat membuktikan dalilnya sebagai Pencipta, maka sudah tepat jika Majelis
Hakim menilai terhadap PENGGUGAT tidak dapat di jadikan dasar untuk
menyatakan PENGGUGAT sebagai Pencipta atas buku Muhammad Teladanku
(MUTE). 2. Dengan adanya suatu perjanjian kesepakatan sebagai kompensasi
PENGGUGAT yang diberikan oleh TERGUGAT dan PENGGUGAT terbukti bukan
sebagai pencipta satu-satunya atas buku (MUTE), melainkan karya bersama, sehingga
kedudukan PENGGUGAT tidak termasuk dan tidak memenuhi ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 sampai dengan angka 4 UndangUndang Hak Cipta. Adapun sarannya adalah 1. Seharusnya masyarakat pada
umumnya terhadap suatu kebiasaan yang dilakukan di mulai dengan menyadari
mengingat suatu dampak kedepannya mengenai pemahaman tentang pentingnya atau
berharganya suatu ciptaan. 2. Untuk Masyarakat pada umumnya ataupun khususnya
pencipta agar tetap melakukan pencatatan atas hasil karya ciptaannya pada Ditjend
HAKI Dan Pemerintah melalui Kemenkumham agar selalu mensosialisasikan kepada
masyarakat betapa pentingnya pendaftaran hak cipta termasuk tentang sejauh mana
tanggungjawab pemerintah terhadap sistem pendaftaran hak cipta.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Akibat Hukum]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Sengketa hak cipta]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Perusahaan penerbit]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2305202]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20230821]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2305202 SHI a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR011796]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2305202 SHI a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR011887]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2305202 SHI a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8245" url="" path="/BAB 1_BAB 5_SHINTA DILLA_1902010052.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_BAB 1_BAB 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_Skripsi.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3297]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-10 10:24:41]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-23 11:22:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>