<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2773">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis yuridis mengenai tindak pidana kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian dilakukan oleh ibu kandungnya ditinjau dari UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak  (studi kasus putusan nomor :]]></title>
<subTitle><![CDATA[44&#47;Pid.B&#47;2018&#47;PN.Bta)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Jaya Lesmana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rommy Pratama</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Irma Rahmayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Djuju Sukardja Permana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum / Ilmu Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2020]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xiii+ 82 hlm.; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Anak merupakan tunas penerus bangsa yang harus dijaga dan dilindungi. Setiap anak 
yang lahir seharusnya mendapatkan perlindungan dan kasih sayang dari kedua orang 
tuanya. Namun pada kenyataannya tidak sedikit dari orang tua yang tidak peduli 
terhadap anak kandungnya sendiri. Banyak sekali kasus kekerasan dan pembunuhan 
anak yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Tindak pidana kekerasan terhadap 
anak yang menyebabkan kematian dilakukan oleh ibu kandungnya merupakan suatu 
tindak pidana yang tidak berperikemanusiaan. Permasalahan dalam penelitian ini 
adalah apakah yang menyebabkan ibu kandung melakukan tindak pidana kekerasan 
terhadap anak baru lahir yang menyebabkan kematian berdasarkan putusan nomor:
44/pid.B/2018/PN.Bta dan bagaimana penerapan sanksi pidana terhadap pelaku 
tindak pidana kekerasan terhadap anak baru lahir yang menyebabkan kematian 
berdasarkan putusan nomor 44/pid.B/2018/PN.Bta. Penelitian ini bertujuan untuk 
mengetahui alasan seorang ibu melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak 
baru lahir yang menyebabkan kematian berdasarkan putusan nomor 
44/pid.B/2018/PN.Bta dan untuk mengetahui penerapan sanksi pidana terhadap 
pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak baru lahir yang menyebabkan kematian 
berdasarkan putusan nomor 44/pid.B/2018/PN.Bta. Tipe penelitian yuridis empiris, 
sifat penelitian deskriptif analisis. Adapun hasil kesimpulan penulis ialah penyebab 
ibu kandung melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak baru lahir yang 
menyebabkan kematian karena faktor rasa malu karena mengandung dan melahirkan 
bayi diluar pernikahan dan rasa kesal terhadap ayah biologis korban yang tidak mau 
bertanggung jawab dan penerapan sanksi terhadap ibu kandung bayi tersebut sudah 
sesuai dengan unsur-unsur yang ada dalam pasal 80 ayat 3 dan 4 jo pasal 76C 
Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Adapun sarannya 
harus adanya sex education, harus adanya hubungan yang lebih erat dengan keluarga 
untuk saling mengingatkan akan hal baik dan hal buruk, harus adanya kesadaran dari 
diri masyarakat untuk berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Anak]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kekerasan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ibu]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2006802]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20201108]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2006802 IRM a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR011404]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2006802 IRM a]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7122" url="" path="/bab 1_5 Irma Rahmayanti 1602010068.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_Bab 1_Bab 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2773]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 15:46:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-24 11:18:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>