<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2761">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisi Yuridis terhadap tindak pidana video porno melalui media elektronik Instagram (Studi kasus putusan nomor:]]></title>
<subTitle><![CDATA[824&#47;Pid.Sus&#47;2018&#47;PN.Jkt.Sel)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Jaya Lesmana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dian Yulviani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Djudju Sukardja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dian Yulvianti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Djudju Sukardja Permana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhamad Saiful Arifin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Hukum / Ilmu Hukum]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2020]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 85 hlm.; 30 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tindak pidana video porno merupakan tindak pidana  yang sering terjadi di kalangan 
masyarakat.  Penyebarannya  menjadi  faktor  atau  modus  terjadinya  tindak  pidana 
pornografi, membuat  kerugian terhadap si korban baik moral, materiel maupun psikis 
korban,  dikarenakan penyebarannya yang cukup luas sangat mudah  dan cepat untuk 
di akses oleh umum, Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah 
bentuk  perlindungan  hukum  bagi  pihak  yang  dirugikan  dalam  tidak  Pidana  Video 
Porno melalui media Elektronik instagram Nomor 824/Pid.Sus/2018/PN.Jkt.Sel  dan 
apakah pertimbangan Hakim dalam putusan perkara No.824/Pid.Sus/2018/PN.Jkt.Sel. 
Sudah  sesuai  dengan  peraturan  Perundang-undangan.  tipe  penelitian  adalah  Yuridis 
Normatif, Sifat penelitian  yang digunakan  adalah Deskriptif Analisis, sehingga dari 
data primer dan sekunder yang diperoleh kemudian dianalisa secara Kualitatif untuk 
memperoleh  jawaban  yang  dapat  dipertanggug  jawabkan  secara  ilmiah.  Sehingga 
landasan teori mengacu  pada Undang-Undang Republik  Indonesia  Nomor 44 tahun 
2008 tentang pornografi. Pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 
19  tahun  2016  tentang  perubahan  Undang-Undang  nomor  11  tahun  2008  tentang 
informasi  dan  transaksi  elektronik,  dan  pasal  29  Jo  pasal  45B.  Adapun 
kesimpulannya  yakni  dalam  rangka  perlindungan  bagi  pihak  yang  dirugikan 
mengakibatkan  saksi  atau  korban  merasa  takut  dan  khawatir  terhdap  sanksi  sosial 
yang  menyebar  dilingkungan  masyarakat.  Dalam  penaganan  hal  ini  belum  cukup 
menangani dalam rangka perlindungan, Putusan hakim sudah sesuai dengan peraturan 
perundang-undangan  yang  berlaku  mengingat  dalam  pasal  27  ayat  (1)  UU  ITE  jo 
pasal 45 ayat (1) UU ITE yakni pidana penjara paling lama 6 tahun kurungan. Namun 
Pidana  yang  dijatuhkan  hakim  adalah  seperdua  dari  ancaman  maksimum  pidana 
yakni hukuman 3 tahun dan denda sebesar Rp.500.000.000,-  apabila denda tersebut 
tidak  dibayar  dapat  diganti  dengan  pidana  kurugan  selama  3  bulan.  Penulis 
berpendapat bahwa hukuman yang diberikan hakim kepada terdakwa termasuk ringan 
mengingat  kerugian  terhadap  korban  sangat  besar.  Sarannya  faktor  yang  dijadikan 
dasar putusan perlu dioptimalkan  sebelum memutus  suatu perkara agar tidak adanya 
pihak yang merasa di rugikan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Video]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Instagram]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Porno]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[HK2009202]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20201008]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2009202 MUH a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR011411]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF HK2009202]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7136" url="" path="/bab 1_5 MUHAMAD SAIFUL ARIFIN 1602010092.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_Bab 1_Bab 5_Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2761]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 13:53:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-24 13:18:08]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>