<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1630">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Fenomena mikro-selebriti di media sosial ( studi etnografi virtual video viral akun @helenjunet tanggal 22 maret 2019 pada pengguna instagram)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Faisal Tomi Saputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yusmedi Yusuf</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Een Irianti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lina Wati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ade Irfan Abdurahman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rizqiani Aulia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[TANGERANG]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik / Ilmu Komunikasi]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 104 hlm.; 28 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Fenomena tren micro-celebrity di media sosial belakangan ini sangat marak ditemui, hal itu dapat dilihat dari berbagai postingan di sosial media terutama pada postingan video yang bisa mendadak viral hanya karena pembuatnya melakukan hal tertentu yang dapat menarik atensi atau perhatian publik. Salah satunya adalah video milik akun @helenjunet yang menjadi viral dan di reupload oleh banyak akun lainnya dengan caption “Janganlah engkau S H O M B O N G ! karena diatas langit masih ada @hotmanparioffical”. Respon dari pengguna instagram baik yang melihat secara sengaja maupun tidak sangat beragam. Dan kecenderungan perilaku yang ditampilkan pada respon tersebut dapat menunjukkan bagaimana budaya siber yang tercipta dalam ruang siber. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi Virtual yang membahas tentang Cyberculture dan menggunakan Level Analisis Media Siber (AMS) dan Tipologi David Bell untuk menguraikan. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu metode deskriptif yang tepat digunakan untuk paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengguna istagram yang melihat video viral Helen entah itu yang melihatnya karena mengikuti akun @helenjunet maupun yang melihatnya secara tidak sengaja melalui explore dan lain-lain, akan melakukan sesuatu sebagai bentuk respon terhadap video tersebut melaui fitur yang disediakan oleh instagram berupa like dan komentar hingga membagikannya, dan hal itu terus terjadi dan membentuk budaya pengguna ketika berhadapan dengan video-video viral yang memiliki unsur mikro-selebriti. Dengan adanya perilaku dan budaya pengguna di ruang siber, peneliti juga menemukan beberapa motif yang menjadi alasan para pengguna instagram menonton dan mengikuti tren video viral. Pertama, motif hiburan dan kedua, motif keingintahuan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Media Sosial]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Instagram]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Mikro- Selebriti]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[KM1904006]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20190924]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[REPOSITORY UNIS ]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF KM1904006 RIZ f]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SR001500]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan UNIS]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF KM1904006 RIZ f]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4811" url="" path="/FILE 3 RIZQIANI AULIA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Halaman Judul_Abstrak_Bab 1_Bab 5_ Daftar Pustaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1630]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-21 13:13:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-17 14:00:15]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>